Covid-19
Nama koronavirus berasal dari bahasa Latin corona dan bahasa Yunani κορώνη (korṓnē, "lingkaran, untaian"), yang berarti mahkota atau lingkaran cahaya. Namanya mengacu pada penampilan karakteristik virion (bentuk infektif virus) dalam mikroskop elektron, yang memproyeksikan pinggiran permukaan virus yang besar dan bulat yang menghasilkan gambar yang mengingatkan pada mahkota atau korona matahari.
Kejadian kasus pertama penyakit ini terjadi di kota Wuhan, Hubei, Tiongkok pada tanggal 31 Desember 2019, setelah itu corona virus menyebar ke puluhan negara dan menular antar manusia dengan sangat cepat, penyebaran tersebut disebabkan melalui tetesan atau percikan selama sedang batuk dan bersin.
Corona virus adalah penyakit yang disebabkan oleh virus severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-Cov-2) yang bisa menular. Penyebaran virus yang sangat cepat membuat negara Indonesia menerapkan kebijakan untuk membataskan perjalanan, karantina, pemberlakuan jam malam serta penutupan fasilitas. Upaya ini disebut dengan istilah PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) untuk mencegah penyebaran virus corona di Indonesia.
Gejala
Covid-19
Orang-orang
yang memiliki gejala covid-19 ini terinfeksi gejala ringan seperti gejala flu,
yaitu demam, pilek, batuk kering dan kesulitan bernapas. Secara umum ada tiga
gejala yang bisa menandakan seseorang terinfeksi Covid-19, yaitu :
- Demam (suhu tubuh diatas 38°C)
- Batuk Kering
- Sesak napas
Selain
3 gejala diatas, ada gejala-gejala yang bisa terjadi pada infeksi Covid-19,
yaitu :
- Mudah Lelah
- Nyeri dada
- Sakit tenggorokan
- Sakit kepala
- Mual
- Diare
- Pilek
- Mengigil
- Bersin
- Hilangnya kemampuan mengecap rasa
- Hilangnya kemampuan mencium bau
Diagnosis Covid-19
WHO
telah menerbitkan beberapa protokol pengujian untuk penyakit ini, seperti :
- Rapid test, untuk mendeteksi antibodi (IgM dan IgG) yang di produksi oleh tubuh melawan virus
- Rapid test antigen, untuk mendeteksi antigen yaitu protein yang ada di bagian terluar virus
- Tes PCR (polymerase chain reaction) atau swab test, untuk mendeteksi virus corona di dalam dahak
- CT scan atau rontgen dada, untuk mendeteksi infiltrate atau cairan di paru-paru
- Tes darah lengkap, untuk memeriksa kadar sel darah putih dan C-reactive protein
- Analisis gas darah, untuk memeriksa kadar oksigen dan karbon dioksida di dalam darah
Pencegahan Covid-19
Tindakan
pencegahan untuk mengurangi gejala covid-19, yaitu :
- Tetap berada di rumah
- Menghindari beraktivitas di tempat umum
- Sering mencuci tangan
- Menutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin
- Menggunakan masker saat beraktivitas di tempat umum
- Meningkatkan daya tahann tubuh, dengan cara berolahraga, mengomsumsi makanan bergizi dan mengomsumsi suplemen
Pengobatan Covid-19
Belum
ada obat yang benar-benar efektif untuk mengatasi infeksi virus Corona atau
COVID-19. Pilihan pengobatan akan disesuaikan dengan kondisi pasien dan tingkat
keparahannya. Beberapa pasien dengan gejala ringan atau tanpa gejala akan di
sarankan untuk melakukan protokol isolasi mandiri di rumah sambil tetap
melakukan langkah pencegahan penyebaran infeksi virus Corona.
Selain
itu, dokter juga bisa memberikan beberapa beberapa langkah untuk meredakan
gejalanya dan mencegah penyebaran virus corona, yaitu:
- Merujuk penderita Covid-19 yang berat untuk menjalani perawatan dan karatina di rumah sakit rujukan
- Memberikan obat pereda demam dan nyeri yang aman dan sesuai kondisi penderita
- Menganjurkan penderita Covid-19 untuk melakukan isolasi mandiri dan istirahat yang cukup
- Menganjurkan penderita Covid-19 untuk banyak minum air putih untuk menjaga kadar cairan tubuh

sangat bermanfaat, terimakasih kakak cantik
BalasHapusTerimakasih informasinya, sangat bermanfaat sekali
BalasHapus